Bupati Mimika Lantik Pengurus PGGM 2026–2031, Perkuat Peran Gereja Jaga Harmoni Daerah
MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., secara resmi melantik Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Hotel Grand Tembaga Timika, Selasa (17/03/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, perwakilan Kantor Kementerian Agama Timika, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para hamba Tuhan, pendeta, serta pastor.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah, sehingga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi keagamaan.
“Visi dan misi Mimika adalah menciptakan daerah yang aman dan damai. Jika kita memiliki iman dan kepercayaan yang kuat, maka kita mampu menjaga keamanan dan kedamaian di Mimika. Walaupun berbagai konflik terus kita hadapi, saya berharap PGGM dapat membantu pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Mimika telah ditetapkan sebagai salah satu daerah dengan tingkat keharmonisan yang tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, toleransi antarumat beragama harus terus dijaga dan diperkuat.
"Kita mendapatkan sertifikat sebagai kabupaten terharmoni di Indonesia bukan hal yang mudah. Ini harus kita jaga bersama, agar ke depan Mimika tetap mempertahankan capaian tersebut. Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak,” tambahnya.
Bupati berharap PGGM dapat menjadi organisasi yang berperan aktif sebagai ujung tombak dalam memperkuat toleransi serta menjaga persatuan di tengah masyarakat Mimika.
"Kami berharap PGGM menjadi organisasi yang luar biasa, yang mampu memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di Mimika ke depan,” tutupnya.
Tim Liputan Diskominfo Mimika






