26Sep
berita Anonim

Karang Taruna Mimika Gelar Bulan Bakti dan HUT Ke-66 di Lapas Timika

MIMIKA — Karang Taruna Kabupaten Mimika menyelenggarakan Peringatan Bulan Bakti sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna Indonesia Tahun 2026. Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, kegiatan tersebut berlangsung di Lapas Kelas IIB Timika, SP 5, Sabtu (26/9/2026).

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, S.Pd., didampingi Ketua Karang Taruna Kabupaten Mimika Vinsensius Apoka dan Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Mimika Herdy Ezra Waroi.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Lapas Kelas IIB Timika, tokoh agama, perwakilan OPD, unsur Forkopimda, serta warga binaan dan tahanan Lapas Timika.

 

Dalam sambutannya yang membacakan amanat Bupati Mimika, Fransiskus Bokeyau menyampaikan bahwa tema yang diangkat tahun ini memiliki makna mendalam dan sangat relevan dengan kondisi sosial di Kabupaten Mimika.

 

“Tema ini mengajak kita semua agar generasi muda senantiasa hadir, turut serta, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada di Kabupaten Mimika,” ujar Fransiskus.

 

Ia kemudian menguraikan makna dari tiga kata kunci dalam tema tersebut. Bersatu berarti tegak berdiri bersama dan tidak terpecah. Bergerak berarti pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus berani tampil, menyampaikan gagasan, bekerja sama, serta memberikan sumbangsih nyata sesuai potensi yang dimiliki.

 

Sementara berdampak berarti setiap langkah yang dilakukan harus memberikan manfaat, sekecil apa pun kontribusinya. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

 

Fransiskus berharap Karang Taruna dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam menangani berbagai persoalan sosial dan mendorong pembangunan di Kabupaten Mimika.

 

Ia juga menilai berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan Karang Taruna, mulai dari perlombaan, kegiatan hiburan, hingga makan bersama warga binaan, memiliki nilai sosial yang tinggi karena mampu membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

 

Khusus kepada warga binaan, Fransiskus berpesan agar tetap menjaga ketertiban, membangun semangat positif, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

 

“Gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif. Kembangkan kemampuan, manfaatkan teknologi dengan bijak, tingkatkan keterampilan, bangun usaha, berolahraga, berkesenian, berorganisasi, dan terlibatlah aktif dalam pembangunan daerah,” pesannya.

 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Mimika, Vinsensius Apoka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika yang telah melantik kepengurusan Karang Taruna sejak September 2025. Meski usia kepengurusan belum genap satu tahun, ia menegaskan bahwa semangat untuk bergerak dan memberikan kontribusi bagi masyarakat telah dibangun sejak awal.

 

“Kami membentuk Karang Taruna ini untuk meretas jalan bagi generasi muda di Mimika, membangun fondasi yang kokoh agar gerakan kepemudaan dapat berlanjut secara berkelanjutan,” ujar Vinsensius.

 

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Mimika memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga bagi wilayah Papua Tengah, Papua Pegunungan, maupun Papua Selatan. Karena itu, menurutnya, pemuda Mimika harus mampu menjadi teladan, penjaga daerah, sekaligus penyaring terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

 

Kepada warga binaan Lapas Timika, Vinsensius juga mengajak untuk terus bangkit, membangun harapan, dan mempersiapkan diri menyambut kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

Ia menutup sambutannya dengan pesan yang menginspirasi.

 

“Jangan menunggu sampai dipilih menjadi pemimpin. Mulailah memimpin diri sendiri, karena sesungguhnya Anda sudah seorang pemimpin,” tutupnya.

 

Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Mimika

Pemerintah Kabupaten Mimika